SMA NEGERI 1 SURAKARTA

...The Spirit Of School

News

DAFTAR 22 SEKOLAH RSBI PILIHAN DIREKTORAT P-SMA

E-mail Print PDF

Berikut ini adalah  daftar 22 sekolah RSBI pilihan Direktorat P-SMA:

 

NO.

NAMA SEKOLAH

KABUPATEN/KOTA

PROVINSI

1

SMAN 3 Bandung

Kota Bandung

Jawa Barat

2

SMAN 1 Bogor

Kota Bogor

Jawa Barat

3

SMAN 1 Pati

Kota Pati

Jawa Tengah

4

SMAN 3 Semarang

Kota Semarang

Jawa Tengah

5

SMA Taruna Nusantara

Kab. Magelang

Jawa Tengah

6

SMAN 1 Surakarta

Kota Surakarta

Jawa Tengah

7

SMAN 1 Tuban

Kab. Tuban

Jawa Timur

8

SMAN 3 Malang

Kota Malang

Jawa Timur

9

SMAN 5 Malang

Kota Malang

Jawa Timur

10

SMAN 5 Surabaya

Kota Surabaya

Jawa Timur

11

SMA Muh. 2 Surabaya

Kota Surabaya

Jawa Timur

12

SMA Khadijah Surabaya

Kota Surabaya

Jawa Timur

13

SMA Muh. 2 Yogyakarta

Kota Yogyakarta

D.I. Yogyakarta

14

SMAN 3 Yogyakarta

Kota Yogyakarta

D.I. Yogyakarta

15

SMA Al Azhar BSD

Kota Tangerang Selatan

Banten

16

SMA Plus Riau

Kota Pekanbaru

Riau

17

SMA Sutomo Medan

Kota Medan

Sumatera Utara

18

SMAN 4 Denpasar

Kota Denpasar

Bali

19

SMAN 1 Singaraja

Kab. Buleleng

Bali

20

SMA YPVDP

Kota Samarinda

Kalimantan Timur

21

SMA Lokon

Kota Tomohon

Sulawesi Utara

22

SMA Lab School

Kota Jakarta Timur

DKI Jakarta

 

Sumber : millist RSBI ( This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it )

                 Daftar 22-RSBI membanggakan-direktorat-P.SMA-hasil Validasi, April 2011

 

KASSMADJI SCHOLARSHIP PROGRAMME

E-mail Print PDF

KASSMAJI SCHOLARSHIP PROGRAMME adalah salah satu program beasiswa dari alumi 2005 SMA Negeri 1 Surakarta untuk adik-adik siswa SMA Negeri 1 Surakarta. 

Dengan KASSMAJI SCHOLARSHIP PROGRAMME siswa tidak lagi memikirkan biaya pendidikan di SMA Negeri 1 Surakarta karena semua biaya pendidikan ditanggung oleh program ini aliasi SEKOLAH GRATIS

Tahun 2011 Program ini sudah dilalkukan 2 angkatan  masing-masing angkatan 5 Orang. Adapun Daftar untuk masing masing angkatan adalah :

1. Anggkatan 1

a.  Feranika  Dhita Santoso ( XI IPA 6 )

b. Paramitha Wahyu Nur I ( XI IPA 1 )

c. Rila Ruis Mastura ( XI IPA 2 )

d. Iftitah Noor Pratomo ( XI IPA 8 )

e. Ilyasa Micco Harwanto (XI IPA 3 )

2. Anggkatan 2

a. Adella Putri Affanti  ( X 7 )

b. Hari Wismu Murti ( XI IPA 5 ) 

c. Ainun Nisa Nadhifah ( XI IPA 5 ) 

d. Amalia Ananda Putri Taufiq ( XI IPA 6 ) 

e. Anggaraini Lalang Buana ( XI IPA 6 )

 

 

SISWA SMA N 1 SURAKARTA MENDAPATKAN FULL SCHOLARSHIP DARI TELKOM

E-mail Print PDF

SELAMAT KEPADA SISWA-SISWI SMA N 1 SURAKARTA

YANG TELAH MENDAPAT FULL SCHOLARSHIP DI TELKOM

Daftar siswa yang mendapatkan Full Scholarship dari TELKOM

 

N0

NIS

KELAS

NAMA

JURUSAN

1

19398

XII IA-1

ARIF NUGROHO

TEKNIK INDUSTRI

2

19491

XII IA-1

PAMUNGKAS HENDRA p

D3 MANAJEMEN INFORMATIKA

3

19330

XII IA-2

GUNAWAN WIBISONO

D3 TEKNIK TELEKOMUNIKASI

4

19417

XII IA-2

MUHAMMAD ZUHRUL U

TEKNIK KOMPUTER

5

19086

XII IA-4

ADITIA RAHADIYANSYAH BPU

D3 MANAJEMEN INFORMATIKA

6

19342

XII IA-4

PRAWATYA HERLAMBANG

TEKNIK ELEKTRO

7

19415

XII IA-5

MUHAMMAD RIDWAN

TEKNIK INDISTRI

8

19310

XII IA6

YOGA AJI SURANDAKA

TEKNIK TELEKOMUNIKASI

9

19101

XII SBI 1

HINDUN ZAKIYAH

TEKNIK INDUSTRI

 

 

MENJALIN SISTER SCHOOL DI SINGAPURA-MALAYSIA

E-mail Print PDF

Hwa Chong Institution

Arti dari nama sekolah ini kurang lebih adalah “Chinese High School” atau Sekolah Tinggi Cina. Didirikan sejak tahun 1919, sebagai satu-satunya sekolah tinggi untuk bangsa Cina di Singapura. Sistem pendidikan di Singapura sedikit berbeda dengan di Indonesia. Di Singapura, pendidikan diatur dalam sistem 6 – 4 – 2 yang artinya 6 tahun di Primary School (setingkat SD), 4 tahun di Secondary School (kelas 7 – 10) dan 2 tahun di Junior College bagi siswa yang berminat melanjutkan pendidikan ke Universitas, atau 3 tahun bagi siswa yang ingin bersekolah di Politeknik.

Hwa Chong Institution adalah gabungan dari 2 sekolah, yaitu untuk siswa yang di kelas 7 – 12. Normalnya siswa yang bersekolah di Secondary School harus mengambil ujian O-Level untuk bisa melanjutkan ke Junior College, tetapi di Hwa Chong semua siswa kelas 10 tidak mengambil ujian O-Level karena mereka langsung melanjutkan ke level Junior College yang masih berada dalam sekolah yang sama. Oleh karena itu, siswa-siswa di Hwa Chong Institution adalah siswa yang memang berniat melanjutkan ke Universitas karena kecerdasan mereka yang di atas rata-rata. Siswa yang diterima di Hwa Chong Institution adalah anak-anak yang berada di peringkat Top 3 % dari seluruh siswa yang ada di Singapura.

Walaupun Hwa Chong adalah sekolah yang didirikan oleh yayasan, atau di sini juga disebut “independent school” dan bukan merupakan sekolah negeri, tetapi pemerintah masih tetap memberikan bantuan dana untuk pembangunan sekolah. Walaupun pemerintah memberikan bantuan dana, tetapi pemerintah tidak turut campur sedikitpun dalam pelaksanaan operasional sekolah maupun penyusunan kurikulum bagi siswa-siswi Hwa Chong Institution.

Sebagai sekolah yang independen, Hwa Chong institution memiliki kurikulum yang berbeda, yang lebih berfokus pada Passion-Driven Curriculum yang artinya sekolah memberikan pelayanan pada siswa sesuai dengan apa yang siswa ingin lakukan. Jika seorang siswa lebih berminat pada seni, maka kurikulum yang  berhubungan dengan seni akan menjadi fokus dari pembelajarannya di sekolah. Sekolah ini memiliki 5 program, yaitu Math and Science, Humanity, Art Elective, Language Elective, and  Bi-cultural Studies. Siswa bebas menentukan program mana yang mereka ingin lakukan dan mereka bebas berpindah program sesuai dengan yang mereka minati.

Sekolah ini memiliki banyak alumni yang berperan penting dalam dunia bisnis, dan sekolah ini secara teratur berkonsultasi dengan para alumni dan penyandang dana sekolah untuk menyusun kurikulum yang sesuai dengan apa yang sedang berlaku serta yang dibutuhkan pasar saat ini.

Bagi siswa lulusan Primary school yang berminat untuk melanjutkan studi di Hwa Chong Institution, ada dua cara. Cara yang pertama adalah melalui National Exam yang disebut dengan Primary School Living Examination. Cara yang kedua adalah yang disebut dengan Direct School Admission. Cara yang kedua ini khusus bagi siswa pemenang Junior Olympic bagi mata pelajaran Matematika, Sains, Bahasa, atau apapun, dan bagi siswa yang direkomendasikan oleh sekolah, biasanya siswa dengan nilai dan aspek sosial terbaik. Siswa-siswa ini kemudian akan melalui beberapa tes yang dilaksanakan oleh Hwa Chong Institution. Adapun tes tersebut antara lain Tes Bahasa (Bahasa Inggris dan Mandarin Chinese), Tes Matematika, dan General Aptitude Test (semacam tes IQ). Bila siswa mampu lolos dalam ketiga tes ini, maka ia harus melalui tahap interview.

Tahap interview inilah yang akan menentukan apakah siswa tersebut pantas bergabung dengan siswa-siswa lainnya di Hwa Chong Institution. Interview dilaksanakan sekaligus 4-5 orang calon siswa, dan mereka harus mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh beberapa orang guru serta beberapa orang siswa senior dari Hwa Chong Institution. Tujuan dari dilibatkannya siswa senior itu adalah untuk mengetahui apakah calon siswa ini mampu beradaptasi dengan kehidupan di dalam sekolah ini, dan apakah siswa ini akan bisa berbaur dengan para senior apabila kelak ia diterima di sekolah ini.

Hal yang unik dari sekolah ini adalah adanya dua level yang didasarkan pada gender, yaitu Junior (kelas 7 – 10) dan Senior (11 – 12). Di level Junior siswa putra dan putri dipisahkan. Siswa yang belajar di bangunan utama adalah siswa putra saja, sedangkan siswa putri belajar di Nanyang Girls High School yang terletak persis di seberang jalan dari Hwa Chong Institution. Hal ini dikarenakan dua hal. Pertama, sewaktu sekolah ini didirikan awalnya memang diperuntukkan khusus untuk laki-laki. Kedua, para pendiri sekolah, serta pemerhati pendidikan dari sekolah ini semuanya sepakat bahwa pada usia mereka yang berada di kelas 7 – 10 , sebaiknya dipisah supaya mereka lebih berkonsentrasi pada studi mereka. Baru setelah para siswa – siswi ini naik ke kelas 11, mereka ditempatkan dalam satu ruang kelas yang sama dengan tujuan untuk memberikan mereka pembelajaran bersosialisasi dengan lawan jenis.

 

Pioneer Junior College

Berbeda dengan Hwa Chong Institution yang berupa sekolah dengan sistem gabungan antara secondary school dengan junior college, sekolah ini hanya bagi siswa yang berada di kelas 11 dan 12 saja. Sekolah ini termasuk sekolah negeri, jadi pemerintah menentukan hampir semua hal yang dilaksanakan di sekolah ini, yaitu mulai dari kurikulum, peraturan sekolah, mata pelajaran, program pembelajaran, sampai kepada guru yang bertugas di sekolah ini, semuanya ditentukan oleh pemerintah.

Apabila di Hwa Chong Institution mayoritas siswa nya adalah keturunan bangsa Cina, di sekolah ini lebih beragam. Ada sekitar 3 macam ras yang ada di sekolah ini, yaitu bangsa Melayu, India, dan Cina.

Pada dasarnya sekolah ini hampir sama dengan SMA  di Indonesia, mengingat campur tangan pemerintah dalam operasional dan kurikulum. Sekolah ini memiliki satu mata pelajaran yang disebut “Mother Tongue”. Bagi siswa yang memiliki ras Melayu, mereka mempelajari bahasa dan sastra Melayu, bangsa India mempelajari bermacam bahasa India, begitupun juga dengan bangsa Cina yang wajib mempelajari beberapa dialek lokal mereka.

Sekolah ini termasuk salah satu dari 3 sekolah di Singapura yang ditunjuk oleh pemerintah untuk berfokus pada pembelajaran dan pengembangan bahasa Melayu, karena sebagian besar dari siswa yang belajar di sini adalah siswa yang berasal dari ras Melayu. Nantinya, melalui program ini, diharapkan akan tumbuh bibit yang kelak akan melestarikan dan mengembangkan bahasa Melayu, dan termasuk dalam golongan Elit Melayu.

 

Sekolah Menengah Agama Persekutuan Kajang, Malaysia

 Sekolah Menengah Agama Persekutuan Kajang (SMAPK) terletak di Batu 13 jalan Cheras 43000 Kajang Selangor Malaysia. SMAPK merupakan sekolah Berasrama Penuh (SBP).

Sistem pembelajaran SMAPK sama dengan sekolah menengah bahasa tetapi penekanan diberikan pada mata pelajaran Bahasa Arab, Pendidikan Syariah Islamiah, Pendidikan Al Quran dan as-Sunnah serta kelas kemahiran Al Quran. Seiring dengan era globalisasi diberikan pelajaran bahasa Jepun, Perancis dan Mandarin.

Kurikulum dibagi untuk dua tingkatan yaitu Tingkatan 1, 2, & 3 serta Tingkatan 4 & 5.

Kurikulum Tingkatan 1,2 & 3

Mata Pelajaran Teras

Mata Pelajaran Tambahan

Bahasa Malaysia

Bahasa Perancis

Pendidikan Jasmani dan Kesihatan

Bahasa Jepun

Pendidikan Sivik dan Kewarganegaraan

Bahasa Mandarin

Bahasa Inggeris

Kelas Kemahiran Quran

Matematik

 

Sains

 

Sejarah

 

Geografi

 

Bahasa Arab

 

Kemahiran Hidup

 

Pendidikan Seni

 

Pendidikan Islam

 

 

Kurikulum Tingkatan 4 & 5

Mata Pelajaran

Aliran

Agama & Sains Tulen

Agama & Sastera Ikhtisas

Bahasa Malaysia

V

V

Bahasa Inggeris

V

V

Sejarah

V

V

Matematik

V

V

Pendidikan Jasmani dan Kesihatan

V

V

Fisik

V

 

Kimia

V

 

Biologi

V

 

Matematik Tambahan

V

V

Pendidikan Al Quran &

as-Sunah

V

V

Pendidikan Syariah Islamiah

V

V

Bahasa Arab Tinggi

V

V

Prinsip Akaun

 

V

Ekonomi Asas

 

V

Kokurikulum terdiri dari kelompok Unit Beruniform, Persatuan Akademik, Kelab, Sukan dan Permainan Elit.

UNIT BERUNIFORM

Ø  PBSM

Ø  Pengakap

Ø  KPA

Ø  Kadet Bomba

Ø  KRS

Ø  Silat Gayung Malaysia

Ø  Silat Gayung Patani

Ø  Silat Cekak Hanafi

Ø  Taekwondo

Ø  Puteri Islam

PERSATUAN AKADEMIK

Ø  Pendidikan Islam          

Ø  Bahasa Arab     

Ø  Matematik        

Ø  Sains

Ø  Bahasa Melayu

Ø  Bahasa Inggeris

Ø  Sejarah

Ø  Geografi

Ø  Pendidikan Seni

Ø  Kemahiran Hidup

Ø  Bahasa Perancis

Ø  Bahasa Jepun

Ø  Bahasa Mandarin

KELAB

Ø  Seni Islam         

Ø  Fotografi           

Ø  Bahasa dan Pidato        

Ø  Kelab Kewangan

Ø  Briged Siber

Ø  Keselamatan Jalan Raya

Ø  Nasyid

Ø  Formula 1

Ø  SPBT

Ø  Mencegah Jenayah

Ø  Pusat Sumber

Ø  Setia

Ø  PERMATA

Ø  Bimbingan dan Kaunseling

Ø  Pengguna dan Alam Sekitar

Ø  Rekacipta, Robotik dan Inovasi Sains

Ø  Sivik & Kewarganegaraan

SUKAN & PERMAINAN ELIT

Ø  Bola Sepak

Ø  Ragbi

Ø  Sepak Takraw

Ø  Memanah

Ø  Bola Tampar

Ø  Bola Keranjang

Ø  Bola Baling

Ø  Hoki

Ø  Boling Tenpin

Ø  Catur

Ø  Olah Raga

Ø  Pingpong

Ø  Bola Jaring

Ø  Badminton

Ø  Kriket

 

WORKSHOP PENGEMBANGAN SEKOLAH

E-mail Print PDF

 

Gambar 1: Drs. Kuswanto, MM sedang menyajikan materi workshop

Kursi-kursi tertata rapi. Di depan tatanan kursi yang rapi tersebut terdapat meja panjang yang rapi pula. Suasana itu tampak di aula SMA Negeri 1 Surakarta kemarin, Senin, 7 Februari 2011. Aula itu sudah terlihat rapi sekitar pukul sembilan pagi. Ada apakah gerangan?

Hari itu, setelah istirahat kedua, siswa dipulangkan. Aula yang sebelumnya sepi akhirnya dipadati para guru dan karyawan SMA Negeri 1 Surakarta. Ternyata akan ada rapat dinas.

Rapat dinas tersebut dikemas dalam bentuk workshop. Workshop yang dimulai pukul 12.30 WIB sampai dengan 16.00 WIB tersebut sedianya dihadiri dua narasumber, yaitu Drs. Kuswanto, MM (Pengawas SMP/SMA) dan Drs. Edy Pudiyanto, M.Pd. (Calon Pengawas SMP/SMA menggantikan Drs. Kuswanto, MM yang akan pensiun pada 1 Maret 2011 nanti). Namun, Drs. Edy Pudiyanto, M.Pd. tidak dapat hadir karena ada keperluan. Akhirnya, hanya Drs. Kuswanto, MM yang  menjadi narasumber. Workshop yang diadakan kemarin adalah Workshop Pengembangan Sekolah.

Pada kesempatan tersebut Drs. Kuswanto, MM menyampaikan berbagai hal yang berhubungan dengan pengembangan sekolah. Disampaikan pula syarat-syarat sertifikasi guru yang terbaru.

Berikut ini adalah presentasi yang disampaikan Drs. Kuswanto, MM kemarin.

1. SMA Model SKM-PBKL-PSB, Ska, 7 Feb 2011

2. USAHA PENINGKATAN MUTU SMA MENUJU SNBI

 

Gambar 2: Suasana saat workshop

 

TAMU DARI MKKS KABUPATEN KENDAL

E-mail Print PDF

Sabtu, 22 Januari 2011 SMA Negeri 1 Surakarta menerima tamu para Kepala Sekolah yang tergabung dalam MKKS Kabupaten Kendal. Sebanyak 40 orang tamu diterima di ruang multimedia SMA N 1 Surakarta. Drs. Teguh, M.Pd., selaku  Waka Humas mewakili bapak Kepala Sekolah,  yang sedang ada acara di Jakarta, menyampaikan beberapa hal tentang SMA Negeri 1 Surakarta.

Dalam dialog banyak hal yang ditanyakan antara lain tentang penyelenggaraan program akselerasi disamping tentang RSBI secara umum. Selesai penerimaan  di ruang multimedia para tamu mengunjungi lapangan antara lain ruang penyelenggara Akselerasi, RSBI, Perpustakaan, dan taman parkir. Khusus tentang taman parkir ada kepala sekolah yang berkepentingan karena masih kesulitan menata taman parkir yang memadai. Selesai kunjungan di SMA Negeri 1 Surakarta rombongan meneruskan perjalanan ke Sarangan Jawa Timur.

SMA Negeri 1 Surakarta mengucapkan banyak terimakasih kepada para Kepala Sekolah Kabupaten Kendal yang sudi berkunjung ke sekolah kami. Semoga kita dapat bekerjasama lagi di lain kesempatan.

 

SMA NEGERI 1 SURAKARTA PERINGKAT PERTAMA DAN LULUS 100 %

E-mail Print PDF

Tepat pada hari ini Senin tanggal 16 Mei 2011 Seluruh Sekolah Menengah akan Mengumumkan Kelulusan peserta didik tahun pelajaran 2010 / 2011. Pada tahun ini Ujian Nasional di SMA Negeri 1 Surakarta diikuti oleh 449 Peserta dengan rincian 356 peserta program IPA dan 93 peserta program IPS. Dan

SELURUH PESERTA DINYATAKAN LULUS.

Adapun Peringkat Kelulusan Tingkat Kota Surakarta :

1.  Program IPA menempati Peringkat Pertama

2.  Program IPS menempati Peringkat Pertama 

Selain Menempati Urutan Pertama,  kelulusan tingkat kota surakarta, ada beberapa Peserta didik yang memperoleh nilai 10 ( Sempurna ) yaitu:

1. Mata Pelajaran Matematika : 31 Peserta Didik

2. Mata Pelajaran Fisika : 9 Peseta Didik

3. Mata Pelajaran Kimia : 4 Peserta Didik

4. Mata Pelajaran Biologi : 2 Peserta Didik

5. Mata Pelajaran Bahasa Inggris : 1 Peserta Didik  

 

Inilah salah satu bukti bahwa SMA Negeri 1 Surakarta masih menjadi yang TERBAIK di Surakarta. Selamat SMANSA Solo, tetaplah menjadi "The Spirit of School"

 

BATIK

E-mail Print PDF

Indonesia is rich for its variety in culture. The rich variety is what makes Indonesia become well known for the world.

Batik, is one of our cultural asset that we cannot forget. The world has admitted the existence of batik as a part of Indonesian culture. Since October 2nd 2009 Batik has been approved by UNESCO as one of world cultural heritage, so that day is now known for Indonesia as Batik Day.

Government of Central Java has suddested to include batik drawing as a part of curriculum. The aim is to maintain and preserve batik culture among the youth. Because of that, students of SMA N 1 Surakarta includes the study of batik in the curriculum. Although this subject is not an individual subject, SMA N 1 Surakarta has tried to teach the study of batik as a part of Art lesson.

The breakthrough that was done by our Art teachers – Dra. D.M Krisbiyanti, Iwan Supriyanto,S.Pd, and Catur Darmawan – has improved the teaching-learning activities in SMA N 1 Surakarta.

To find out more about how the students of SMA N 1 Surakarta learn about batik, you can click on the link below to see some videos about it.

 

Indonesia kaya akan berbagai ragam budaya. Keberagaman itu membuat Indonesia begitu dikenal masyarakat dunia. 

Batik adalah salah satu aset budaya yang tidak bisa kita lupakan. Dunia telah mengakui keberadaan batik sebagai budaya asli Indonesia. Sejak tanggal 2 Oktober 2009 Batik telah dicanangkan oleh UNESCO sebagai warisan seni budaya (cultural heritage) dunia. Akhirnya, tanggal 2 Oktober dicanangkan sebagai hari Batik Nasional.

Pemprov Jateng telah menyarankan untuk memasukkan batik dalam kurikulum. Hal tersebut tentu saja dimaksudkan untuk memelihara dan menumbuhkembangkan batik di kalangan generasi muda. Sehubungan dengan hal tersebut, SMA Negeri 1 Surakarta memasukkan pembelajaran batik dalam kurikulum. Meskipun belum berdiri sendiri sebagai mata pelajaran, batik telah dicoba untuk diajarkan di SMA Negeri 1 Surakarta lewat mata pelajaran Seni Lukis.

Terobosan yang dilakukan SMANSA lewat para guru kesenian --Dra. D.M. Krisbiyanti, Iwan Supriyanto, S.Pd., dan Catur Darmawan-- menjadikan SMA Negeri 1 Surakarta semakin maju.

Untuk mengetahui dan memahami batik, berikut ini ada beberapa video yang dapat Anda saksikan.

1. SEJARAH BATIK

2. PROSES BATIK

3. JENIS-JENIS BATIK

 

 

And below is some documentations of SMA N 1 students working on to make batik.

Berikut ini adalah beberapa dokumentasi membatik anak-anak SMA Negeri 1 Surakarta.

Gambar: Butuh ketekunan dan kesabaran

Gambar 2: Laki-laki Membatik? Kenapa Tidak!

Gambar 3: Batikku, Kreasiku

 

 

 

EVALUASI BELAJAR SISWA

E-mail Print PDF

Penilaian adalah suatu hal yang perlu dilakukan oleh para pendidik terhadap para anak didiknya. Dengan penilaian ini diharapkan siswa megetahui sejauh mana kemampuan mereka dalam menerima pelajaran.

Setiap penilaian yang dilakukan guru butuh evaluasi. Hal tersebut perlu dilakukan agar hasil belajar siswa dapat dikontrol dengan baik. Hasilnya, siswa tentunya pun puas dengan kinerja para pengajarnya.

Untuk memperoleh kepuasan siswa dalam menerima hasil belajarnya, guru membutuhkan cara penilaian yang harusnya memuaskan juga.  Sehubungan dengan hal tersebut, diadakanlah Evaluasi Hasil Belajar Siswa guna perbaikan pembelajaran siswa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 6 November 2010 bertempat di Ruang Multimedia SMA Negeri 1 Surakarta. Kegiatan yang diikuti seluruh wali kelas dan wakil dari tiap MGMP itu dimulai pada pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB.

 Berikut ini adalah beberapa DOKUMENTASI KEGIATAN TERSEBUT.

 

 

Gambar 1: Tampilan Slide Judul Kegiatan

 

Gambar 2: Antusias guru dan wali kelas dalam mengikuti kegiatan

 

Gambar 3:  Mencatat apa yang dikerjakan, mengerjakan apa yang dicatat

 

Gambar 4: Dra. harminingsih, M.Pd. menjelaskan tentang pembuatan perangkat penilaian 

 

 

 

 

 

 

WORKSHOP KTSP MATERI PENILAIAN

E-mail Print PDF
Penilaian adalah bukti akhir keberhasilan pembelajaran di sekolah. Dengan demikian tidak bisa dipungkiri, penilaian merupakan hal penting yang tidak bisa ditinggalkan.

Untuk memperoleh penilaian yang baik, perlu dilakukan berbagai macam strategi penilaian. Strategi-strategi tersebut dilakukan dengan terstruktur.

Sebagai salah satu sekolah RSBI, SMA Negeri 1 Surakarta begitu memperhatikan tatacara penilaian. hal ini tentu saja demi kepuasan peserta didik. Penilaian yang terstruktur akan mempermudah siswa memahami kemampuan mereka sebenarnya secara objektif. dengan penilaian objektif kepercayaan siswa trhadap sekolah pun akan bertambah. Kepercayaan siswa yang semakin bertambah tentu saja diikuti bertambahnya kepercayaan masyarakat terhadap SMA Negeri 1 Surakarta. dDngan demikian kredibilitas SMA Negeri 1 Surakarta pun akan semakin bertambah.

 

Gambar 1: Dra. Harminingsih, M.Pd. dan Drs. Suryadi, M.Pd. tengah memberikan penjelasan

Hal inilah yang mendorong diadakannya Workshop KTSP Materi Penilaian yang diadakan di ruang Multimedia lantai II pada Jumat, 5 November 2010 kemarin. Hadir sebagai pembicara adalah Ketua RSBI SMA Negeri 1 Surakarta, Dra. Harminingsih, M.Pd. dan Waka Kurikulum, Drs. Suryadi, M.Pd. 

Gambar 2: Antusias para guru mengikuti workshop.

Workshop yang dihadiri guru-guru perwakilan dari masing-masing MGMP ini diadakan mulai pukul 12.30 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB. Dengan adanya workshop semacam ini diharapkan dapat semakin meningkatkan profesionalisme guru-guru SMA Negeri 1 Surakarta.

 

Gambar 3: Memahami untuk kemudian diterapkan

 

Gambar 4: Workshop untuk kemajuan sekolah 

 
Hal 4 of 4

Kepala SMAN 1 Surakarta

  Kepala SMAN 1 Surakarta
Kepala SMAN 1 Surakarta
Dra. Harminingsih, M.Pd 


SOCIAL MEDIA

 
 
Icon: http://icontexto.deviantart.com

SEKOLAH RUJUKAN

PROGRAM SEKOLAH RUJUKAN :

1. PENINGKATAN MUTU
2. PENGEMBANGAN BUDI
    PEKERTI
3. PENGEMBANGAN
    KEWIRAUSAHAAN
4. GERAKAN LITERASI
    SEKOLAH
5. AKSI SEKOLAH AMAN
6. AKSI ADIWIYATA
7. PENINGKATAN PRESTASI
    AKADEMIK 

CALENDER EVENT

KUNJUNGAN WAKIL GUBERNUR JAWA TENGAH DI SMAN NEGERI 1 SURAKARTA 
RABU, 15 MARET 2017 
 
US dan USBN
 15 MARET S.D 23 MARET 2017 
 

Tutorial Blog & Elearning

CLOCK

Smile, Greet, Behave

CHATTING YM ADMIN 1

CHATTING YM ADMIN 2

CHATTING YM ADMIN 3


Berita Terbaru

Informasi Terkait

Artikel Terbaru

Polling

Statistik

Selamat Pagi Sekali ....
Terakhir Akses
: 04:39
Konten Terbaca
: 383810
Guest Online
: 149