SMA NEGERI 1 SURAKARTA

...The Spirit Of School

Sejarah

E-mail Print PDF

CIKAL BAKAL SMA NEGERI 1 SOLO

Sejarah berdirinya sekolah menengah tingkat atas di kota Solo diawali pada tahun 1943 dimana sekolah menengah atas negeri tersebut diberi nama Sekolah Menengah Tinggi (SMT) yang berlokasi di Manahan. Kemudian pada tahun 1949, kedudukan SMT diganti dengan SMA-AB di Margoyudan. Baru pada tahun 1958, SMA-AB Margoyudan dipecah menjadi SMAN I, II dan III. Secara ringkas kronologi tersebut dapat dilihat pada gambar berikut:

SEJARAH SMT MANAHAN, SMA-AB MARGOYUDAN dan SMAN I, II, III SOLO

 

PERIODE CIKAL BAKAL

  • Agustus 1943
Pada pendudukan Jepan, bapak Mr. Widodo Sastrodiningrat sebagai kepala Bagian Pendidikan Kasunanan dan bapak Soetopo Adisepoetro sebagai Kepala Pendidikan Karisidenan Surakarta menghadap pembesar Jepang untuk membuka sekolah yang sederajat dengan AMS (Algemene Middlebaar School). Setelah disetujui, bapak Mr. Widodo meminta bapak Soeprapto untuk membantu mengajar dan ikut mencarikan tenaga-tenaga pengajar.
  • 3 November 1943
Diresmikan pembukaan Sekolah Lanjutan Atas dengan nama Sekolah Menengah Tinggi atau SMT Negeri yang mengambil tempat di Manahan Sala. Gedung tersebut sekarang dipakai oleh SMP Negeri 1 Sala. Pada saat itu kepala sekolahnya adalah bapak Mr. Widodo Sastrodiningrat dengan wakilnya bapak S.Djajeng Soegianto, sedangkan guru-guru yang mengajar:
  • Bp.Mr.Widodo Sastrodiningrat           (Ilmu Tata Negara)
  • Bp.S.Djajeng Soegianto                   (Sejarah)
  • Bp.Ali Marsaban                              (Ilmu Bumi)
  • Bp.Tardjan Hadidjoyo                      (Bahasa Indonesia)
  • Bp.Sindoesawarno                          (Ilmu Alam dan Menggambar)
  • Bp.Abdullah                                   (Ilmu Hayat)
  • Bp.Soehakso                                  (Ilmu Pasti dan Ilmu Alam)
  • Bp.Soeprapto                                (Ilmu Pasti )
  • Bp.Soepandji Atmowirogo               (Ilmu Ekonomi)
  • Bp.Mochamad                                (Ilmu Pendidikan Jasmani)
  • Bp.Soewito Kusumo Widagdo 
  • Ibu Soedarjan
SMTN Saat itu memiliki 2 kelas yang mempelajari Sastra dan Budaya (1A) berjumlah 33 siswa, dan Ilmu Pasti / Alam (1B) sebanyak 34 siswa.

Pada tanggal 1 Agustus 1943 jabatan pimpinan diserahkan kepada Bp. S Djajeng, karena Mr. Widodo masih menjabat sebagai Kepala Bagian Pendidikan Kasunanan Surakarta. Kemudian pada bulan April 1944 pimpinan diserahkan kepada Bp. Barnawi sehubungan dengan diangkatnya Bp. S. Djajeng sebagai kepala SMP Puteri Pasar Legi.

Pada Bulan Juli 1945 SMTN mendapat tambahan pengajar sebanyak 5 orang, yaitu : Bp. Isnu Subroto (Bahasa Indonesia), Bp. Soetarjo(Ilmu Alam), Bp. Soepomo(Bahasa Inggris), Bp. Sri Peni (Ilmu hayat), dan Ibu Poopy Soleh (Ekonomi dan Tata Negara).

Adanya penambahan guru tersebut menjadikan jumlah pengajar tetap di SMTN bertambah menjadi 17. Ketujuh belas guru tersebut dianggap sebagai guru "Cikal Bakal" SMTN Surakarta.

 

PERIODE PENGUNGSI

Pada bulan Agustus 1945 SMTN Surakarta diserahkan kepada Kantor Pendidikan Mangkunegaran Surakarta, dibawah Kantor Barayawiyata. Kemudian pada bulan November 1945 SMTN ditutup karena sebagian besar pelajar ikut berjuang. Gedung SMTN dipakai sebagai asrama BPI (Barisan Polisi Istimewa) yang sebagian besar anggotanya adalah pelajar SMTN. Para guru dipekerjakan di kantor Barayawiyata untuk menterjemahkan buku Encyclopedie (16 vol) sesuai dengan bidangnya masing-masing. Sedangkan karyawan TU ditugaskan untuk membantu Kepala Kantor Barayawiyata.

Pada bulan Maret 1946 SMTN mulai dibuka kembali dibawah pimpinan Bp. Koespandji Atmowirogo. Pada bulan Juni 1946 diselenggarakan Ujian Penghabisan SMTN yang pertama diketuai oleh Bp. Koespandji Atmowirogo dengan dibantu Bp. Soeparno sebagai penulis.

Pada bulan April 1947 Jabatan pimpinan diserahkan kepada Bp. Soepandam, karena Bp. Roespandji diangkat menjadi pejabat Residen Soerakarta.

Pada bulan Juni 1947 diselenggarakan Ujian Penghabisan II yang diketuai oleh Bp. Soepandam dan Bp. Parjatmo sebagai penulisnya. SMTN sudah memiliki 3 jurusan, yakni A (Sastra Budaya), B(Pasti/Alam), C (Ekonomi).

Pada bulan Juli 1947 terjadi Agresi Militer Belanda I, para pelajar kembali berjuang, sedangkan gedung sekolah dipakai sebagai markas Angkatan Laut pimpinan Achmad Yodau. Pelajar putri yang tidak ikut berjuang tetap mendapatkan pengajaran di pendapa rumah Bp. Parjatmo (Punggawan No. 10 Solo).

Pada bulan September 1947 Sekolah dibuka kembali dengan memakai gedung SMTN (sekarang Palace hotel Mangkunegaran). Sekolah dilaksanakan siang hari sementara gedung manahan diserahkan kepada Angkatan Laut.

Pada Bulan Juni 1948 diselenggarakan ujian penghabisan III. Ujian ini diketuai oleh Bp. Soepandam dan Bp. Tegoeh Gondoatmodjo sebagai penulis.

Pada bulan Desember 1948 terjadi Agresi Militer Belanda II, pada pukul 09.00 WIB. Komandan KMK Achmad memerintahkan untuk membakar gedung dalam rangka penerapan strategi bumi hangus, gedung SMTN dibakar, dan SMTN ditutup.

 

 PERIODE MAHASISWA

Pada bulan November 1949 Bp. Soepandam mendapat perintah dari Mendikbud untuk membuka kembali SMT/ SMA A/ SMA B Surakarta, Bp. Parjatmo dan Bp. Sumitro ditugaskan untuk mencari gedung dan tenaga pengajar. Sedangkan Ibu Awalin ditugaskan untuk menyelenggarakan pendaftaran.

Pada Bulan Desember 1949, dengan adanya SK. XX/12/1949 tentang pembukaan resmi SMA Negeri A / B Margoyudan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. SMA Negeri 1 A/B, dengan 12 kelas untuk siswa biasa masuk pagi.

2. SMA Negeri II A/B dengan 12 kelas untuk mantan pejuang, masuk sekolah siang hari.

SMA Margoyudan ini dikepalai oleh Bp. Soepandam dengan dibantu oleh 2 orang wakil, Bp. Parjatmo dan Bp. Roespandji. Pada saat ini, guru tetap yang ada 11 orang, Sedangkan guru tidak tetap sebanyak 10 orang. Bagian Tata Usaha diketuai oleh Ibu Awalin.

Pada bulan November 1950 atas permohonan dari pelajar yang berasal dari mantan pejuang, maka dibuka 6 kelas tambahan pada waktu malam hari. Kelas tersebut diperuntukkan bagi mantan pejuang, dengan nama "Enam Kelas Baru". Enam Kelas Baru ini kemudian digabung menjadi satu dengan SMA Negeri II A/B pada akhir tahun ajaran 1950/1951. Pada tahun yang sama juga, diselenggarakan Ujian Penghabisan IV (pertama bagi SMA Margoyudan) diketuai oleh Bp. Soepandam.

Pada tanggal 17 Agustus 1951 SMA Margoyudan resmi menambah sekolah A/B malam dengan nama SMA Negeri 1 bagian malam yang terdiri atas enam kelas. Sekolah malam ini dikepalai oleh Bp. Soepandam dengan 2 orang wakil yaitu Bp. Parjatmo dan Bp. Roespandji. Dengan demikian di Surakarta terdapat 3 SMA Negeri A/B dibawah satu pimpinan yaitu :

1. SMA Negeri I A/B

2. SMA Negeri II A/B

3. SMA Negeri I Bagian Malam

 

 PERIODE PERKEMBANGAN - KEMAPANAN

Kegiatan Belajar mengajar mulai berjalan lancar sejak tahun 1952, setiap akhir tahun pelajaran dapat meluluskan siswa yang sebagian besar telah sukses dan menjadi pimpinan, baik wilayah pusat maupun daerah. Sekolah juga merintis pengadaan laboratorium, dari lab. kimia dan fisika. Perkembangan itu disusul dengan pengembangan Laboratorium anatomi, biologi, dan fisiologi.

Dari tahun ke tahun SMA Negeri I terus berkembang sehingga mencapai periode kemapanan. Pada tahun 1971 dibawah pimpinan R. Marsaid, kemudian Tahun 1976 dipimpin oleh Drs. Sarwono, tahun 1986 dipimpin oleh Drs. Sriwidodo, kondisi SMA Negeri I Surakarta semakin baik. Prestasi yang dicapai juga semakin menanjak baik dibidang akademik maupun non akademik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kepala SMAN 1 Surakarta

  Kepala SMAN 1 Surakarta
Kepala SMAN 1 Surakarta
Dra. Harminingsih, M.Pd 


SOCIAL MEDIA

 
 
Icon: http://icontexto.deviantart.com

SEKOLAH RUJUKAN

PROGRAM SEKOLAH RUJUKAN :

1. PENINGKATAN MUTU
2. PENGEMBANGAN BUDI
    PEKERTI
3. PENGEMBANGAN
    KEWIRAUSAHAAN
4. GERAKAN LITERASI
    SEKOLAH
5. AKSI SEKOLAH AMAN
6. AKSI ADIWIYATA
7. PENINGKATAN PRESTASI
    AKADEMIK 

CALENDER EVENT

 UTS 2 DAN UAS 2 
 
MULAI TANGGAL 23 FEBRUARI 2017 

Tutorial Blog & Elearning

CLOCK

Smile, Greet, Behave

CHATTING YM ADMIN 1

CHATTING YM ADMIN 2

CHATTING YM ADMIN 3


Berita Terbaru

Artikel Terbaru

Polling

Statistik

Selamat Sore ....
Terakhir Akses
: 16:03
Konten Terbaca
: 372286
Guest Online
: 129