“Youth as Agent of Behavior Change” visitor from Norwegia

Print

Kami PMR Wira SMA N 1 Surakarta bersyukur menjadi salah satu dari tiga SMA di Surakarta yang mendapat  kunjungan dari Palang Merah Norwegia untuk menjalin kerjasama. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami karena merupakan pengalaman yang langka, mengingat  kunjungan ini hanya ditujukan di dua kota untuk masing-masing provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Semarang dan Surakarta untuk Jawa Tengah. Malang dan Nganjuk untuk Jawa Timur.

Kunjungan dari perwakilan Palang Merah Norwegia yang didampingi  para pengurus PMI cabang Surakarta dan PMI pusat Jawa Tengah tersebut dilaksanakan pada hari Rabu,18 Januari 2012. Mereka mengunjungi SMA N 1 Surakarta sekitar pukul 09.30 bertepatan dengan jam istirahat pertama sekolah. Meskipun perwakilan dari Norwegia hanya 1 orang,  tetapi disambut oleh 40 anak PMR Wira SMA N 1 Surakarta dengan sangat antusias.

 

Gb. audiensi dengan wakil dari Norwegia 

Kami anggota PMR Wira SMA N 1 Surakarta menyambut kunjungan dengan didampingi oleh pihak sekolah yang diwakili Bapak Harsoyo selaku Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan dan Bapak Muhari selaku Koordinator Ekstrakurikuler. Acara dibuka oleh Bapak Tri Ehwanto, selaku Pembina Ekstrakurikuler PMR SMA N 1 Surakarta. Dilanjutkan dengan sambutan pertama dari pihak sekolah kemudian yang kedua sambutan disampaikan oleh Wakil Ketua PMI cabang Surakarta, Bapak Sunardi. Setelah itu kami semua memasuki ke acara utama yang disampaikan Bapak Muhammad Syaiful Bachri Shaha’ selaku perwakilan Palang Merah Norwegia. Di dalam acara, beliau menyampaikan program kerjasama antara Palang Merah Norwegia dengan Palang Merah Indonesia. Program yang bernama “Youth as Agent of Behavior Change” tersebut melibatkan para remaja sebagai agen yang akan melakukan perubahan untuk membentuk kepribadian atau perilaku masyarakat baik di Indonesia maupun di seluruh dunia menjadi lebih baik sehingga akan terbentuk lingkungan yang kondusif untuk menciptakan masyarakat berkarakter.

Dalam program tersebut, setiap sekolah yang dipilih termasuk SMA N 1 Surakarta berkesempatan untuk mengirimkan 25 orang perwakilan baik siswa yang aktif dalam organisasi ataupun yang tidak. Selanjutnya 25 orang tersebut akan mendapat pengarahan dan pelatihan dengan metode-metode khusus dari pengampu masing-masing setiap 1x seminggu selama 1 tahun. Dengan adanya program ini, diharapkan juga para remaja bisa lebih tampil percaya diri di hadapan orang banyak karena pemudalah harapan untuk mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang lebih baik nantinya.

Kak Bachri, begitu panggilan akrab wakil dari Norwegia yang sudah lancar berbahasa Indonesia itu dapat membawakan suasana renyah di sela-sela penyampaian agenda. Kami semua berkenalan satu per satu menggunakan bahasa Inggris. Lumayan... sekalian bisa praktik speaking sama native speaker. Asyik pokoknya. Dari sini terlihat keakraban yang terjalin di antara semua pihak, apalagi saat foto bersama semua wajah terlihat ceria,’ciiiis-cekrik ‘

Acara yang  berlangsung di ruang perpustakaan SMA N 1 Surakarta tersebut berjalan lancar. Semua anggota PMR Wira SMANSA terlihat begitu antusias untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut. Namun sayang, untuk anggota yang sudah duduk di kelas XI apalagi kelas XII kesempatan untuk mengikuti program tersebut tidak seluas adik-adik kelas X. Karena direncanakan program ini akan bertambah padat di tahun depan, jadi untuk anggota kelas XI dan kelas XII jangan kecewa,  anggap aja ini belum rezekinya, yang terpenting tetap semangat sebagai pemuda yang dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat untuk lingkungan sekitar. SEMANGAT PAGI !!!